Abstrak SKRIPSI PERSEPSI REMAJA JALANAN TENTANG PENYIMPANGAN PERILAKU SEKSUAL MASTURBASI

Program Studi Ilmu Keperawatan
STIKES Widya Husada Semarang
Semarang, Juli 2013

Lilik Budi Setiawan
Persepsi Remaja Jalanan Tentang Penyimpangan Perilaku Seksual Masturbasi Di Kawasan Simpang Lima Semarang
xv + 66 halaman + 4 tabel + 1 gambar + 7 lampiran

ABSTRAK

Latar Belakang: Masturbasi merupakan salah satu penyimpangan seksual yang dilakukan oleh para remaja. Dengan berfantasi dan memainkan alat kelamin mereka mencari sensasi tersendiri saat melakukan masturbasi demi memenuhi kebutuhan biologis mereka. Di Indonesia sebuah survey yang dilakukan di tujuh kota besar menunjukan hasil 93% pria dan 56% wanita pada masa awal pubertas melakukan masturbasi. Masturbasi juga dilakukan oleh para remaja jalanan, dengan kurangnya informasi dan pengetahuan mereka mengenai masturbasi mereka hanya melakukan itu demi memenuhi kebutuhan biologis mereka. Peneliti ingin mengetahui persepsi remaja jalanan mengenai penyimpangan seksual masturbasi.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan berjumlah enam orang remaja jalanan yang mereka sering melakukan masturbasi. Teknik pengmpulan data menggunakan indeepth interview dan observasi. Instrumen penelitian utama adalah peneliti itu sendiri, instrumen pendukung: pedoman wawancara, field note dan hand phone sebagai alat perekam. Analisis data: reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan. Validasi data: kreadibilitas, transferbilitas, dependabiliti, konfirmabilitas.
Kesimpulan dan Saran: Para remaja jalanan ada sebagian yang mengetahui pengertian dari masturbasi dan ada juga yang tidak mengetahui pengertian masturbasi. Mereka melakukan masturbasi karena ingin mencari kepuasan, sebagai pelampiasan dan ada yang hanya sekedar ikut-ikutan teman mereka. Ketika selesai melakukan masturbasi, mereka rata-rata merasa puasdan senang tetapi ada juga yang merasa tidak enak. Saat melakukan masturbasi mereka ada yang lebih nyaman melakukannya bersama pasangan dan ada juga yang memilih melakukannya sendirian. Dalam diri mereka rata-rata ingin berhenti melakukan masturbasi tetapi ada  juga yang tidak ingin berhenti. Diharapkan kepada remaja jalanan agar bisa mencari informasi mengenai sistem reproduksi dan penyimpangan seksual. Untuk perawat agar dapat memberikan pendekatan dan penyuluhan mengenai sistem reproduksi dan penyimpangan seksual kepada remaja jalanan. Untuk lembaga sosial agar dapat maksimal dalam memberikan perhatian kepada anak jalanan.
Kata Kunci: Persepsi diri remaja jalanan mengenai penyimpangan seksual
                     masturbasi, penyimpangan seksual pada remaja.

Daftar Pustaka: 24 ( 1997-2012)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ASKEP HIPERTENSI

SP 1 PADA PASIEN ISOS (KEPERAWATAN JIWA)

SP 1 PADA PASIEN PERILAKU KEKERASAN (KEPERAWATAN JIWA)